Sumbawa Barat, Laskarmerdeka.com -
Pilkades bukan sekadar memilih kepala desa. Dibaliknya ada kepercayaan masyarakat yang harus dijaga. Menjelang Pilkades Serentak 2026, Pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat mulai mematangkan seluruh persiapan agar proses demokrasi di tingkat desa berlangsung aman, tertib, dan memberi rasa nyaman bagi semua pihak.
Bupati Sumbawa Barat H. Amar Nurmansyah didampingi Wakil Bupati Hj. Hanipah memimpin Rapat Koordinasi Persiapan Pilkades Serentak 2026 di Ruang Sidang Graha Fitrah, Kantor Bupati Sumbawa Barat, Senin (13/7/2026). Rakor dihadiri Forkopimda, kepala perangkat daerah, para camat, dan pemangku kepentingan terkait.
Dalam kesempatan itu, Kepala DPMPemdes H. Abdul Hamid memaparkan tahapan, mekanisme, regulasi, serta kesiapan penyelenggaraan Pilkades yang akan berlangsung serentak di 21 desa.
Bupati Amar menegaskan, meski pemerintah daerah bukan pelaksana teknis Pilkades, tanggung jawab menjaga proses demokrasi tetap berada di tangan semua pihak. Ia meminta potensi kerawanan dipetakan sejak dini, validitas data pemilih terus diperbarui, serta mengingatkan seluruh aparatur pemerintah, TNI, dan Polri untuk menjaga netralitas selama tahapan Pilkades berlangsung. Menurutnya, situasi yang kondusif menjadi kunci lahirnya kepala desa terbaik pilihan masyarakat.
Selain mendorong pengelolaan isu secara bijak melalui peran aktif para camat di lapangan, Bupati Amar juga berharap Pilkades Serentak 2026 menjadi langkah awal menghadirkan tata kelola demokrasi desa yang semakin baik, termasuk membuka peluang penerapan sistem pemungutan suara berbasis voting sebagai bagian dari inovasi penyelenggaraan.
Harapannya, seluruh tahapan berjalan lancar dan menghasilkan pemimpin desa yang mendapat legitimasi kuat dari masyarakat.(AM01)




0Komentar