Sumbawa Besar, Laskarmerdeka.com –
Sebuah rumah milik warga di Dusun Bina Karya, Desa Sabedo, Kecamatan Utan, Kabupaten Sumbawa, hangus dilalap api pada Senin (29/6/2026) malam.
Peristiwa naas itu diduga dipicu oleh hubungan arus pendek (korsleting) listrik, mengakibatkan kerugian materiil ditaksir mencapai sekitar Rp275 juta.
Rumah yang terbakar dilalap si jago merah itu diketahui milik INS (48). Saat kejadian sekitar pukul 20.30 WITA, pemilik rumah sedang tidak berada di lokasi, karena mengikuti ibadah di Pura Panca Wardi. Kondisi rumah yang kosong menyebabkan api dengan cepat membesar sebelum diketahui warga sekitar.
Kapolres Sumbawa AKBP Marieta Dwi Ardhini, S.H., S.I.K., melalui Kapolsek Utan AKP Awaluddin, S.AP., M.M.Inov., membenarkan adanya peristiwa tersebut.
Personel Polsek Utan langsung bergerak menuju lokasi setelah menerima laporan dari masyarakat.
“Begitu menerima informasi, personel piket segera menuju lokasi dan berkoordinasi dengan petugas Pemadam Kebakaran Zona Utan-Rhee untuk melakukan pemadaman,” tukas AKP Awaluddin.
Proses pemadaman melibatkan personel Polsek Utan, petugas Pemadam Kebakaran Kecamatan Utan, serta warga setempat, dan setelah berjibaku selama hampir dua jam, kobaran api akhirnya berhasil dipadamkan sepenuhnya sekitar pukul 22.14 WITA.
Dalam peristiwa tersebut, tidak ada korban jiwa. Namun, seluruh bangunan rumah beserta isinya dilaporkan ludes terbakar. Sejumlah barang berharga milik korban juga ikut musnah, antara lain uang tunai sekitar Rp 100 juta, 10 sertifikat tanah, dan emas seberat 10 gram.
Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, polisi menduga kebakaran dipicu oleh korsleting listrik. Meski demikian, penyelidikan lebih lanjut masih dilakukan untuk memastikan penyebab pasti kebakaran.
Usai kejadian, petugas kepolisian melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), berkoordinasi dengan petugas pemadam kebakaran, mendata kerugian, serta meminta keterangan dari sejumlah saksi.
Kapolsek Utan menghimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran dengan rutin memeriksa kondisi instalasi listrik di rumah.
“Kami menyampaikan keprihatinan atas musibah ini. Masyarakat diharapkan secara berkala memeriksa instalasi listrik dan memastikan kondisinya aman untuk mengurangi risiko kebakaran,” ujarnya.
Peristiwa tersebut menjadi pengingat pentingnya memastikan instalasi listrik dalam kondisi layak dan memenuhi standar keselamatan, mengingat korsleting listrik masih menjadi salah satu penyebab utama kebakaran rumah di permukiman.(AM01)


0Komentar