TfC0GSY7TpM8TUM0TpOlBSr8Td==

Breaking News:

Proposal Program 31 Desa Berdaya Sumbawa 2026 di Verifikasi Provinsi


Sumbawa Besar, Laskarmerdeka.com  -

Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) telah menetapkan 31 Desa dan Kelurahan di Kabupaten Sumbawa ditetapkan sebagai penerima program prioritas memperkuat pembangunan berbasis desa melalui program Desa Berdaya Tematik dan Desa Transformatif tahun anggaran 2026 hingga 2027 mendatang, dan saat ini tim teknis Provinsi tengah melakukan verifikasi atas proposal program yang diajukan, ungkap Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Sumbawa Ulumuddin dalam keterangan Persnya Rabu (13/05/2026).

Dijelaskan, dari 31 Desa/Kelurahan yang mendapatkan program tersebut terdiri dari 29 Desa dan 2 lainnya Kelurahan, dimana  program ini merupakan bagian dari komitmen Pemerintah Daerah dalam mendorong kemandirian desa sekaligus mengentaskan kemiskinan berbasis potensi lokal.

Menurutnya, setiap Desa Berdaya akan mendapatkan alokasi bantuan anggaran sebesar Rp 300 juta, dan dana bantuan ini ini sifatnya fleksibel, dan akan disesuaikan dengan kebutuhan dan potensi masing-masing desa, baik untuk pengembangan desa wisata, ketahanan pangan, maupun program berbasis lingkungan, dan program lainnya.


"Program Desa Berdaya Tematik difokuskan pada penguatan potensi unggulan desa, dalam hal ini Pemerintah memberikan keleluasaan kepada desa untuk menentukan arah pengembangan sesuai karakteristik wilayah, seperti pengembangan ekonomi kreatif, pertanian, atau pengelolaan lingkungan dan potensi lainnya.


Sementara, untuk program Desa Transformatif lanjut Ulumuddin, secara khusus menyasar pengentasan kemiskinan ekstrem, dan pada tahap awal, terdapat empat desa yang masuk kategori ini. Setiap keluarga penerima manfaat akan mendapatkan dukungan sekitar Rp 7 juta, yang diarahkan untuk kegiatan produktif seperti beternak atau usaha kecil lainnya.

Lebih lanjut Ulumuddin menegaskan bahwa yang paling penting dalam program ini, pendampingan intensif menjadi kunci dalam pelaksanaan kedua program tersebut. Pemerintah memastikan bahwa bantuan yang diberikan tidak bersifat konsumtif, melainkan mampu meningkatkan kapasitas ekonomi masyarakat secara berkelanjutan, dengan
program pendampingan akan terus dilakukan agar bantuan benar-benar dimanfaatkan untuk kegiatan produktif, ujarnya.

"Pemerintah berharap melalui program Desa Berdaya ini, masyarakat tidak hanya keluar dari kemiskinan, tetapi juga mampu meningkatkan taraf hidupnya secara mandiri kedepan,” tukasnya.

Program ini juga akan disinergikan dengan kebijakan pemerintah Kabupaten/Kota, khususnya dalam upaya pengentasan kemiskinan dan pengembangan potensi desa, dengan total anggaran yang digelontorkan untuk 31 desa berdaya di Kabupaten Sumbawa diperkirakan sekitar Rp 9,6 miliar.

"Pemerintah provinsi menargetkan seluruh desa di NTB secara bertahap akan mendapatkan manfaat dari program ini. Proses penyaluran bantuan keuangan dijadwalkan mulai berjalan dalam waktu dekat, setelah dilakukan verifikasi intensif atas usulan program kerja yang diusulkan,  dengan sistem pengawasan langsung dari Pemerintah Provinsi dan Kabupaten.  Dengan pendekatan berbasis kebutuhan masyarakat dan potensi lokal, program Desa Berdaya Tematik dan Transformatif diharapkan menjadi salah satu strategi efektif dalam mempercepat pembangunan desa dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat NTB, khususnya didaerah ini," pungkasnya.(AM01)

Daftar Isi

0Komentar

Formulir
Tautan berhasil disalin