Sumbawa Besar, Laskarmerdeka.com -
Hingga pertengahan bulan Mei 2026 ini, realisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Sumbawa menunjukkan tren positif, menyusul hasil capaian Rp 60,6 Miliar (24,09%) dari target total PAD tahun 2026 yang ditetapkan sebesar Rp 251,48 Miliar, hal ini dicapai karena cukup tingginya kesadaran warga masyarakat membayar akan kewajiban pajaknya, serta kerja keras dari seluruh jajaran terkait, ungkap Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Sumbawa, Hardianto, S.T., M.M dalam keterangan Persnya, Rabu (13/05/2026).
Dijelaskan, tren positif ini dicapai dari sejumlah objek potensi unggulan, diantaranya sektor Pajak Barang dan Jasa Tertentu (PBJT) terealisasi Rp 11,46 miliar dari target Rp 35,85 miliar, dan opsen Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) terealisasi sebesar Rp 4,64 miliar, maupun retribusi pelayanan kesehatan dengan hasil capaian yang cukup signifikan tukasnya.
“Dari hasil evaluasi laporan realisasi, hingga kini realisasi PAD terus mengalami peningkatan secara bertahap. Beberapa sektor sudah menunjukkan capaian yang cukup baik dan terus kami optimalkan," ujarnya.
Bahkan, untuk retribusi daerah sambung Kaban Anto akrab disapa, juga memberikan kontribusi cukup besar dengan realisasi mencapai Rp 34,01 miliar.
"Kendati demikian, diakui memang masih terdapat beberapa sektor PAD yang realisasinya tergolong rendah dan masih berada di bawah angka 15 persen, diantaranya pajak sarang burung walet (SBW), pajak mineral bukan logam dan batuan tertentu (MBLB), serta pajak kesenian dan hiburan, dimana rendahnya realisasi pada sektor tersebut dipengaruhi oleh sejumlah hambatan di lapangan, mulai dari aktivitas usaha yang belum stabil, minimnya kepatuhan wajib pajak, hingga masih terbatasnya pendataan potensi pajak daerah," paparnya.
Begitu pula, untuk pajak kesenian dan hiburan masih rendah karena kegiatan hiburan dan event berskala besar didaerah ini belum berlangsung secara rutin seperti di daerah lainnya kata Kaban Anto seraya menyatakan kalau Bapenda Sumbawa akan terus melakukan berbagai langkah strategis, guna meningkatkan capaian PAD melalui penguatan pengawasan wajib pajak, digitalisasi pelayanan pembayaran pajak, sosialisasi kepada masyarakat, hingga optimalisasi potensi-potensi pendapatan baru, tegasnya.
"Kami akan terus berupaya semaksimal mungkin dan tetap optimis bagi pencapaian target PAD 2026 yang telah ditetapkan, dengan mengoptimalkan seluruh potensi obyek pendapatan daerah agar target peningkatan PAD yang menjadi program unggulan pemerintah daerah dapat tercapai dengan baik, dan atas dukungan serta adanya kesadaran masyarakat dalam membayar pajak, yang diharapkan kedepan dapat memberikan dampak positif terhadap pembangunan daerah dan peningkatan pelayanan publik didaerah ini, karena itu kami atas nama Pemda Sumbawa menyampaikan apresiasi dan terima kasih," pungkasnya.(AM01)


0Komentar