Mataram, Laskarmerdeka.com -
Gubernur NTB, Lalu Muhamad Iqbal, menegaskan komitmen Pemerintah Provinsi NTB untuk mendukung penguatan rantai pasok bahan pangan bagi Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) melalui keberadaan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP).
Hal tersebut disampaikan Gubernur saat menerima Ketua DPD Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) Provinsi NTB, Wilgo Zainar, di ruang kerjanya, Senin (11/5/2026).
Menurut Gubernur, penguatan rantai pasok tersebut menjadi bagian dari keterkaitan antara program KDKMP, Program Makan Bergizi Gratis (MBG), dan pemberdayaan ekonomi masyarakat desa.
“Kita mulai Desa Berdaya dan program-program yang lainnya, di pertanian, perikanan dan peternakan ini fokusnya adalah mendorong terbentuknya sistem supply, supply chain. Supply chain itu terbentuknya dengan menciptakan produksinya,” ujar Gubernur.
Ia berharap HKTI dapat turut membantu menyukseskan program tersebut, tidak hanya melalui dukungan kelembagaan, tetapi juga dengan mendorong keterlibatan aktif masyarakat dalam pengembangan sektor pertanian dan pangan.
Dalam kesempatan itu, Gubernur juga menyoroti peningkatan Nilai Tukar Petani (NTP) NTB yang naik dari 123 menjadi 134 dalam kurun satu tahun terakhir. Menurutnya, capaian tersebut didorong oleh optimalisasi lahan pertanian seluas 10.400 hektare yang memberikan kontribusi signifikan terhadap peningkatan kesejahteraan petani.
Namun demikian, ia menjelaskan bahwa subsektor hortikultura menjadi penyumbang NTP tertinggi, khususnya komoditas sayur-mayur yang mencapai angka sekitar 200. Karena itu, Pemerintah Provinsi NTB berencana memperbanyak pembangunan green house di kelompok-kelompok tani desa yang dapat dikelola langsung oleh kepala keluarga.
“Kita ingin memperkuat hortikultura karena dampaknya terhadap kesejahteraan petani cukup besar,” katanya.
Sementara itu, Ketua DPD HKTI Provinsi NTB, Wilgo Zainar, menyatakan kesiapan organisasinya untuk mendukung program Pemerintah Provinsi NTB, khususnya yang berkaitan dengan agenda nasional di sektor pangan dan pemberdayaan desa.
“Kami juga sudah berpikir untuk membangun ekosistem supply chain-nya. Dan memang sudah ada komitmen untuk menyerap sebanyak-banyaknya hasil pertanian lingkungan setempat lewat KDKMP. Syukur-syukur nanti desa-desa juga bisa semakin diberdayakan,” ungkap Wilgo.
Pertemuan tersebut turut dihadiri Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Provinsi NTB sekaligus Ketua Satgas MBG Provinsi NTB, Fathul Gani, Kepala Dinas PMD dan Dukcapil Provinsi NTB Lalu Hamdi, serta Kepala Bappeda Provinsi NTB Baiq Nelly Yuniarti.(AM01)




0Komentar