Sumbawa Barat, Laskarmerdeka.com -
Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Nusa Tenggara Barat terus memperkuat pengembangan kawasan transmigrasi melalui peningkatan kualitas sumber daya manusia, pelatihan vokasi, dan perluasan akses kerja bagi masyarakat.
Komitmen tersebut disampaikan Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi NTB, Dr. H. Aidy Furqan, S.Pd., M.Pd., saat kunjungan kerja sekaligus penandatanganan serah terima hibah aset pembangunan toilet dan rehabilitasi sekolah di Kawasan Transmigrasi Desa Tongo, Kecamatan Sekongkang, Kabupaten Sumbawa Barat, Senin (11/05/2026).
Aidy menegaskan, pengembangan kawasan transmigrasi harus menjadi bagian dari strategi pembangunan wilayah dan peningkatan kesejahteraan masyarakat. Menurutnya, Disnakertrans NTB saat ini tidak hanya menangani ketenagakerjaan dalam negeri, tetapi juga perlindungan pekerja migran dan pengembangan kawasan transmigrasi.
“Karena itu dibutuhkan inovasi, konektivitas program, dan kolaborasi agar seluruh potensi ini berjalan optimal,” ujarnya.
Melalui Program Desa Berdaya berbasis Nakertrans, Pemerintah Provinsi NTB mendorong intervensi pada desa prioritas, termasuk desa miskin ekstrem dan kawasan transmigrasi, sekaligus membuka akses kerja melalui skema zero cost placement bagi masyarakat produktif.
Selain itu, Disnakertrans NTB juga menghadirkan pelatihan berbasis kebutuhan daerah melalui Mobile Training Unit (MTU), seperti multimedia, desain grafis, hingga keterampilan sektor pariwisata dan industri kreatif.
“Tujuan akhirnya adalah meningkatkan kualitas hidup masyarakat dan memperkuat ekonomi desa,” pungkas Aidy.(AM01)






0Komentar